SDK SANG TIMUR KEBON JERUK

SDK SANG TIMUR KEBON JERUK

Kasih-Peduli-Cerdas-Transformatif
TERAKREDITASI A
BERITA

Kepedulian Lebih Kepada Saudara yang Lemah dan Miskin: Refleksi APP 2025

21/Mar/2025
Kepedulian Lebih Kepada Saudara yang Lemah dan Miskin: Refleksi APP 2025Masa Prapaskah selalu menjadi momen istimewa bagi umat Katolik untuk merenungkan kembali makna pertobatan, puasa, dan amal kasih.
Pada tahun 2025, tema Aksi Puasa Pembangunan (APP) yang diusung oleh Gereja Katolik Keuskupan Agung Jakarta (KAJ) adalah "Kepedulian Lebih Kepada Saudara yang Lemah dan Miskin". Tema ini mengikuti Arah Dasar (ARDAS) KAJ 2025 yang dicanangkan oleh Kardinal Ignatius Suharyo. Kita diajak untuk semakin membuka hati dan tangan bagi mereka yang berada dalam kondisi sulit, baik secara ekonomi, sosial, maupun spiritual.



Makna dan Relevansi Tema APP 2025
Tema ini mengingatkan kita pada panggilan utama sebagai pengikut Kristus, yakni mencintai sesama, terutama mereka yang kecil, lemah, miskin, dan tersingkir (KLMT). Kepedulian bukan sekadar memberikan bantuan materi, tetapi juga menciptakan lingkungan yang lebih inklusif dan penuh kasih.

Dalam Injil, Yesus sendiri menunjukkan teladan nyata dalam merangkul orang-orang yang termarjinalkan, menyembuhkan orang sakit, dan memperhatikan mereka yang lapar serta haus akan kasih. Hal ini sejalan dengan ajaran sosial Gereja yang menekankan bahwa keadilan sosial dan kesejahteraan bersama adalah tanggung jawab semua orang.

Aksi Nyata dalam Semangat APP
Sebagai umat beriman, ada banyak cara untuk mewujudkan kepedulian kepada saudara yang lemah dan miskin, antara lain:

1.      Berbagi dengan Sesama – Melalui aksi solidaritas seperti berbagi makanan, sandang, atau bantuan pendidikan bagi mereka yang membutuhkan.

2.      Mendukung Program Sosial Gereja – Turut serta dalam program APP di lingkungan, paroki, atau komunitas yang bertujuan membantu masyarakat miskin.

3.      Memberdayakan yang Lemah – Mengajarkan keterampilan atau membuka peluang usaha bagi mereka yang kurang beruntung agar mereka bisa hidup mandiri.

4.      Mendoakan dan Menyemangati – Doa dan dukungan moral juga sangat berarti bagi mereka yang sedang mengalami penderitaan.

5.      Menjadi Teladan dalam Hidup Sehari-hari – Menghidupi nilai-nilai kasih dan kepedulian dalam keluarga, lingkungan kerja, dan masyarakat.

Partisipasi Anak-Anak SDK Sang Timur Kebon Jeruk dalam APP 2025
Sebagai bagian dari upaya menumbuhkan semangat kepedulian sejak dini, anak-anak SDK Sang Timur turut serta dalam pengumpulan amplop APP. Kegiatan ini bukan sekadar latihan untuk berbagi, tetapi juga menjadi bentuk nyata dari pendidikan iman dan karakter mereka. Melalui aksi ini, mereka belajar bahwa setiap bentuk kepedulian, sekecil apa pun, dapat membawa dampak besar bagi sesama yang membutuhkan.



Dengan penuh semangat, anak-anak menyisihkan sebagian dari uang saku mereka untuk membantu saudara-saudara yang kurang beruntung. Selain itu, mereka juga diajak untuk merenungkan makna dari pemberian ini, bahwa berbagi bukan sekadar kewajiban, tetapi juga panggilan kasih dalam mengikuti jejak Kristus.

Menghidupi Semangat APP Sepanjang Tahun
Aksi kepedulian tidak hanya dilakukan selama masa Prapaskah, tetapi seharusnya menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. APP 2025 mengingatkan kita untuk terus menumbuhkan budaya peduli dan berbagi, agar kasih Allah semakin nyata dalam dunia ini.



Marilah kita menjadikan tema APP tahun ini sebagai ajakan untuk bertindak nyata. Dengan hati yang penuh kasih dan tangan yang siap membantu, kita bisa menjadi berkat bagi saudara-saudara kita yang lemah dan miskin. Semoga semangat APP 2025 menggerakkan kita semua untuk semakin peduli dan berbagi dalam kasih Kristus.
 kembali