BERITA
MENS SANA IN CORPORE SANO
06/Jul/2024
Mens sana in corpore sano, adalah sebuah ungkapan dalam bahasa Latin yang artinya, yaitu "jiwa yang sehat dalam tubuh yang sehat." Dengan kata lain jika jiwa seseorang sehat, maka tubuhnya akan sehat juga. Sebab pada dasarnya tubuh manusia tidak hanya berwujud fisik, tetapi juga ada roh yang membuat hidup menjadi lengkap saling mengisi.


Sabtu, 6 Juli 2024 pk. 08:30 WIB dalam suasana cuaca yang teduh para guru dan karyawan SDK Sang Timur Kebon Jeruk melaksanakan senam pagi bersama di hall Santa Maria. Kegiatan diawali dengan ibadat pagi pk. 07:30 WIB yang dipimpin oleh Bpk. Nicolas (seksi kerohanian). Suasana ibadat berlangsung dengan hikmat dan khusuk sembari merenungkan sabda Tuhan. Dalam renungan, Bpk. Nicolas menekankan tentang pentingnya metanoia. Metanoia adalah sebuah kata dalam bahasa Yunani yang berarti perubahan pola pikir, akal budi, hati dan cara hidup. Perubahan yang dimaksud dalam metanoia adalah perubahan ke arah yang lebih baik. Seperti yang kita ketahui, selama hidup manusia tidak bisa luput dari dosa-dosa. Namun kendali arah pertobatan itu tetap ada di tangan sang manusia itu sendiri, apakah mengarah ke arah yang lebih baik atau malah sebaliknya. Tuhan Yesus mengajak kita secara permanen meninggalkan setiap aspek dari diri kita yang lama yang penuh dosa dan segala sesuatu yang membuat kita berdosa. Bp. Nicolas memberikan contoh yang kongkrit dalam kerangka pendidikan, misalnya ketika mengajar peserta didik, kita terkadang pernah memarahi peserta didik. Nah, dengan metanoia kita ubah dengan cara mengurangi kemarahan dan bersikap dengan penuh kasih kelembutan dalam mendidik peserta didik.
Seusai ibadat pagi, Sr. Mathea (Ibu Klara Sulastrina), Ibu Pami dan Bu Tanti memberikan wejangan singkat tentang pelaksanaan MPLS, ketentuan seragam guru dan karyawan, ekstrakurikuler, dan tanggung jawab kerja. Semoga di masa tahun pelajaran 2024-2025 ini segala ketentuan yang telah disepakati bersama dapat dilaksanakan dengan baik dan lancar.
Kebutuhan jasmani dan rohani mesti seimbang agar jiwa semakin sehat. Kebutuhan rohani telah terpenuhi dengan merenungkan sabda Tuhan melalui ibadat pagi. Kini saatnya senam bersama agar kebugaran jasmani semakin sehat. Kegiatan senam guru dan karyawan dilaksanakan di hall Santa Maria yang dipandu oleh Ibu Ria dan Ibu Ella sebagai instruktur Senam. Para guru dan karyawan sangat bersemangat dalam melakukan setiap gerakan. Putar ke kanan, putar ke kiri, goyang kanan, goyang kiri dilakukan oleh Suster Mathea, para guru dan karyawan dengan penuh kelincahan sesuai arahan instruktur senam.

Setelah kegiatan senam, para guru dan karyawan istirahat sejenak. Kegiatan MPLS semakin dekat dan segala persiapan untuk MPLS harus segera diselesaikan. Para guru dan karyawan masih bersemangat dalam bekerja menyelesaikan tugas-tugas pelayanan untuk persiapan MPLS. Selain senam, bekerja (olah gerak badan) juga merupakan bagian dari kebugaran jasmani.
Mengutip artikel halodoc, dikatakan bahwa kebugaran jasmani merujuk pada kondisi tubuh yang mampu berfungsi dengan baik dalam aktivitas fisik sehari-hari tanpa merasa lelah atau terbatas. Ini termasuk kemampuan otot-otot tubuh untuk menghasilkan tenaga fisik. Kekuatan ini diperlukan untuk melakukan berbagai tugas sehari-hari, seperti mengangkat barang, berjalan, dan menjalankan aktivitas fisik lainnya. Latihan kekuatan, seperti angkat beban atau senam, adalah cara untuk meningkatkan kemampuan ini. Daya tahan tubuh juga menjadi tolak ukur kebugaran jasmani. Ini berkaitan dengan kemampuan tubuh untuk bertahan dalam aktivitas fisik dalam jangka waktu yang lama tanpa merasa lelah. Demikian juga fleksibilitas yang mengacu pada kemampuan sendi dan otot untuk bergerak dengan leluasa. https://www.halodoc.com/artikel/kebugaran-jasmani-pengertian-unsur-bentuk-latihan-dan-manfaatnya

Mari kita semangat dalam bekerja. Bekerja membantu kebugaran jasmani kita semakin sehat. Olah rohani membantu jiwa kita semakin sehat. Doa dan karya harus berjalan dengan seimbang agar mens sana in corpore sano dapat kita wujudkan bersama.