BERITA
Sukacita Paskah Bersama
11/Apr/2026
Perayaan Paskah di Gereja MBK
Perayaan Paskah tahun 2026 menjadi momen yang tak terlupakan bagi keluarga besar KB, TKK, SDK, dan SMPK Sang Timur Kebon Jeruk. Pada Rabu, 8 April 2026 pukul 08.00 WIB, seluruh murid, guru, dan staf berkumpul dalam suasana penuh sukacita di Gereja Maria Bunda Karmel (MBK) untuk merayakan kebangkitan Tuhan Yesus Kristus.
Misa Dipimpin Rm. Amsori Amon CP
Misa kudus dipimpin oleh Rm. Amsori Amon CP yang dalam homilinya mengajak seluruh murid untuk memahami makna Paskah sebagai kemenangan kasih, pengampunan, dan harapan baru. Dengan bahasa yang sederhana dan menyentuh, beliau menekankan bahwa kebangkitan Yesus bukan hanya peristiwa iman, tetapi juga panggilan untuk hidup dalam kebaikan sehari-hari.
Suasana Khidmat dan Penuh Sukacita
Suasana misa berlangsung khidmat namun tetap penuh keceriaan, terutama saat anak-anak dari KB dan TKK mengikuti perayaan dengan antusias. Lagu-lagu Paskah yang dinyanyikan bersama semakin menghidupkan semangat kebangkitan di hati seluruh umat yang hadir.
Bingkisan Paskah untuk Murid SDK Sang Timur
Setelah misa selesai, kebahagiaan anak-anak SDK Sang Timur semakin bertambah dengan pembagian bingkisan Paskah berupa paket makanan HokBen. Bingkisan ini menjadi simbol kasih dan perhatian dari sekolah kepada para murid, sekaligus menambah keceriaan di hari yang istimewa tersebut.
Makna Perayaan Paskah bagi Siswa
Perayaan Misa Paskah ini tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi memiliki makna mendalam bagi seluruh murid KB, TKK, SDK, dan SMPK Sang Timur Kebon Jeruk. Melalui perayaan ini, murid diajak untuk memahami bahwa Paskah adalah lambang kemenangan kasih, pengampunan, dan harapan baru dalam kehidupan. Kebangkitan Yesus Kristus mengajarkan bahwa setiap manusia memiliki kesempatan untuk bangkit dari kesalahan, memperbaiki diri, dan menjadi pribadi yang lebih baik. Nilai-nilai seperti kegembiraan, kesederhanaan, dan persaudaraan menjadi pesan utama yang ditanamkan kepada para murid. Selain itu, kebersamaan dalam satu perayaan iman juga mempererat rasa persaudaraan antar murid, guru, dan seluruh keluarga besar sekolah. Melalui pengalaman ini, diharapkan semangat Paskah tidak hanya dirasakan saat perayaan, tetapi juga diwujudkan dalam sikap hidup sehari-hari.