BERITA
Sex Education Sejak Dini
28/Mar/2026
Mengapa Sex Education Perlu Diberikan Sejak SD?
Masih banyak yang bertanya, apakah pendidikan seks layak diberikan kepada siswa sekolah dasar, khususnya kelas 4 dan 5? Pertanyaan ini wajar, mengingat topik ini sering dianggap sensitif. Namun, di era sekarang, anak-anak justru membutuhkan pemahaman yang benar sejak dini agar mampu mengenali tubuhnya, menjaga diri, serta memahami batasan dalam berinteraksi dengan orang lain. Tanpa edukasi yang tepat, anak justru berisiko mendapatkan informasi yang keliru dari lingkungan atau internet.
Kegiatan Edukatif SDK Sang Timur Kebon Jeruk & Sumberjati
Sebagai bentuk kepedulian terhadap perkembangan siswa, SDK Sang Timur Kebon Jeruk dan SDK Sang Timur Sumberjati menyelenggarakan kegiatan Sex Education yang diperuntukkan bagi siswa kelas 4 dan 5. Kegiatan ini berlangsung pada pukul 08.00–10.00 WIB dengan konsep kolaboratif. SDK Sang Timur Kebon Jeruk mengikuti kegiatan secara langsung, sementara SDK Sang Timur Sumberjati berpartisipasi secara daring melalui Zoom Meeting. Meskipun dilaksanakan secara hybrid, kegiatan tetap berjalan dengan interaktif dan penuh antusiasme dari para siswa.
Narasumber Profesional di Bidang Psikologi
Kegiatan ini menghadirkan dua narasumber yang kompeten di bidangnya, yaitu Mr. Louis Vigar, M.Psi dan Ms. Pusda Sari, M.Psi. Dengan latar belakang psikologi, keduanya mampu menyampaikan materi dengan pendekatan yang tepat sesuai usia anak sekolah dasar. Materi tidak hanya disampaikan secara teoritis, tetapi juga dikemas dengan cara yang komunikatif sehingga mudah dipahami oleh siswa kelas 4 dan 5.
Pembagian Kelompok untuk Kenyamanan Belajar
Untuk menciptakan suasana yang lebih nyaman dan terbuka, siswa dibagi menjadi dua kelompok berdasarkan gender. Siswa laki-laki mengikuti sesi bersama Mr. Louis Vigar, sementara siswa perempuan bersama Ms. Pusda Sari. Pembagian ini bertujuan agar siswa lebih leluasa dalam bertanya dan berdiskusi mengenai hal-hal yang mungkin dirasa sensitif. Dengan suasana yang aman, siswa dapat menerima materi dengan lebih maksimal.

Materi yang Disesuaikan dengan Usia Anak
Materi sex education yang diberikan disesuaikan dengan tingkat perkembangan siswa kelas 4 dan 5. Siswa diajak mengenal bagian tubuh dan fungsinya, memahami pentingnya menjaga kebersihan diri, serta mengetahui batasan pribadi (personal boundaries). Selain itu, materi juga menekankan pentingnya kesadaran diri (self awareness), yaitu kemampuan anak untuk mengenali perasaan mereka sendiri—seperti rasa nyaman, tidak nyaman, takut, atau bingung. Dengan pemahaman ini, siswa belajar untuk lebih peka terhadap situasi di sekitarnya dan mampu mengambil sikap yang tepat. Siswa juga dibekali dengan pengetahuan tentang cara melindungi diri dari tindakan yang tidak pantas, serta keberanian untuk mengatakan “tidak” ketika menghadapi situasi yang membuat mereka tidak nyaman. Mereka juga diarahkan untuk mengetahui kepada siapa harus bercerita jika mengalami hal yang mengganggu. Semua materi disampaikan dengan bahasa yang sederhana, sopan, dan mudah dipahami, sehingga tetap sesuai dengan dunia anak-anak.

Membangun Kesadaran dan Perlindungan Diri
Melalui kegiatan ini, siswa tidak hanya mendapatkan pengetahuan baru, tetapi juga dibekali dengan kemampuan untuk memahami diri dan menjaga dirinya. Pendidikan ini menjadi langkah preventif yang penting agar anak dapat tumbuh dengan rasa aman, percaya diri, dan mampu menghargai dirinya sendiri maupun orang lain. SDK Sang Timur Kebon Jeruk dan Sumberjati menunjukkan komitmennya dalam mendampingi tumbuh kembang siswa secara menyeluruh, baik dari sisi akademik maupun karakter.

Kesimpulan
Jadi, apakah sex education untuk siswa kelas 4 dan 5 itu penting? Jawabannya adalah ya, sangat penting. Dengan pendekatan yang tepat, materi yang sesuai usia, serta bimbingan dari tenaga profesional, pendidikan ini menjadi bekal berharga bagi anak dalam memahami diri, menjaga diri, dan menghadapi masa depan dengan lebih bijak.